Not a Note Catatan Pribadi

Kereta Api

Naik kereta api tut tut tuut… Siapa hendak turut Ke Bandung Surabaya Bolehlah naik dengan percuma Ayo kawanku lekas naik Keretaku tak berhenti lama

Begitulah sepenggal lagu anak-anak tentang kereta api. Lagu ciptaan (silakan diisi) ini sangat populer di kalangan anak-anak jaman saya. Entah kids jaman now. Ada beberapa bagian lirik yang dulu sewaktu kecil sama sekali tidak dimengerti dan baru akhir-akhir ini saja (mungkin) mengerti1. Mungkin ada mengalami hal yang sama dengan saya. (Ini naik kereta dibilang percuma, terus ngapain gue naik??)

Pertama kali berkenalan dengan kereta saat dulu saya SMA, November 2004. Waktu itu ada kegiatan di Bandung, lalu teman- teman dari Jogja mengajak pulang naik kereta. Oia, rumah saya di Temanggung, Jawa Tengah. Rumah orang tua saya tepatnya. Karena diajak dan saya sendiri cukup tertarik, akhirnya saya beranikan diri naik kereta meskipun waktu itu tidak tahu bagaimana caranya nanti pulang, dari Jogja ke Temanggung. Meskipun tidak bisa dibilang sukses, namun pengalaman naik kereta ini tidak menghambat saya untuk kembali naik kereta (lagi). Pada akhirnya, semenjak saya kuliah di Bandung, saya lebih suka naik kereta daripada naik bus.

comments powered by Disqus